Dumai

Hasil Survey Pusat Kajian Strategis Kebijakan Daerah‎ (PKSKD)

Zulkifli AS Raih Dukungan Teratas Dari belasan Balon Walikota Dumai

Dumai Dokumentasi | Selasa, 06 Januari 2015 - 15:39:52 WIB | dibaca: 8566 pembaca



DOKUMENTASIDUMAI.COM (DUMAI) - Pusat Kajian Strategis Kebijakan Daerah‎ (PKSKD) yang merupakan lembaga independen telah melakukan elektabilitas terhadap tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Dumai yang diklaim bakal maju sebagai Walikota Dumai. Dari hasil versi Survey, mantan Walikota Dumai H Zulkifli AS mendapatkan dukungan terbanyak.

Direktur Riset Pusat Kajian Strategis Kebijakan Daerah yang juga selaku Dosen Fakultas  Hukum UNRI‎  Dr. Mexsasai Indra , S.H., M.H. membeberkan hal itu kepada beberapa wartawan , Minggu (4/1) kemarin. "Ada sebanyak 15 tokoh-tokoh masyarakat Kota Dumai yang kami survey sebagai bakal calon Walikota Dumai mendatang, dimana hasilnya Zulkifli AS mendapatkan 28,08 persen responden.

Dibeberkannya, secara terperinci hasil survei yang dilakukan tersebut, yaitu Zulkifli  AS 28.08%, Agus Widayat 19,27%, Ikhsan 9,59%, Wan Syamsir Yus 6,91%, Sunaryo 5,99%, Ahmad Maritulius 5,11%, Khairul Anwar (incumbent )4,62%, Abdul Kasim 4.43%, Ilyas Labai 3,6%, Asmirin Usman 2,77%, Amris 2,24%, Eldar Afinta 1,56%, Syarifuddin Atan Wahid 1,22%, Suriyanto 0,58%, Said Mustafa 0,44%  dan tidak tahu 3,6%

Dijelaskan Dr. Mexsasai Indra , S.H., M.H.‎ Bahwa pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10-15 November 2014 dengan jumlah responden sebanyak 2 ribu orang. Dalam penelitian dimasukkan margin error sebesar 1,2%. Tingkat kepercayaan 98,8 persen, metode survei yang digunakan wawancara tatap muka dengan 15 orang bakal calon (Balon) yang berkembang ditengah-tengah masyarakat.

Dimana pertanyaan yang diajukan, Apabila Pilkada dilakukan hari ini siapa yang akan anda pilih menjadi Walikota Dumai?
Responden disediakan 15 nama dan disediakan kesempatan menulis nama lain yang tidak tercantum.

Lebih detail disebutkan, analisis survey
Berdasarkan Daerah pemilihan (kecamatan), dimana Zulkifli AS unggul di 3 kecamatan yakni Dumai Kota (46,02%), Dumai Selatan (38,42%), dan Medang Kampai (98,2%), sedangkan Agus Widayat unggul di Dumai Barat (22,46%) dan Sungai Sembilan (44,08%) sedangkan Ikhsan unggul di Kec. Dumai Timur (19,22%)
Khusus Bukit Kapur  Zulkifli AS dan Agus Widayat sama mendapat  20,46%

Bedasarakan pekerjaan responden:

Zulkifli AS unggul di PNS 29,69%, Swasta 32,94%, Petani/Nelayan 36,15%, Guru/dosen 28,74%, Buruh 25,71%, Mengurus Rumah Tangga 38,07%, pekerjaan lain-lain 55%, Agus Widayat unggul di Wiraswasta 21,12%, Pelajar/Mahasiswa 18,37%, Pedagang 25%, Untuk Pensiunan Agus Widayat dan Zulkifli AS sama 27,03%

Berdasarkan Jenis Kelamin

Zulkifli AS dipilih oleh 27,03% pemilih laki-laki dan 31,17% pemilih perempuan Agus Widayat dipilih oleh 22,47% Laki laki dan 18,95% perempuan Ikhsan dipilih 8,40% laki-laki dan 12,10% perempuan

Berdasarkan usia :
<30 tahun     :  Zulkifli AS 20,83%, Agus Widayat 18,06% dan Ikhsan 16,27%
>30-40 tahun    :  Zulkifli AS 35,97%, Agus Widayat 19,10% dan Ikhsan 8,17%
>40-50 tahun    :  Zulkifli AS 27,77%, Agus Widayat 23,26% dan Wan Syamsir Yus 9,57%
>50 tahun    :  Agus Widayat 28,77%, Zulkifli AS 24,66% dan Sunaryo 11,64%

Berdasarkan pendidikan :

SD    : Agus Widayat 29,73%, Zulkifli AS 25,23%, Wan Syamsir Yus 9,91%
SMP    : Zulkifli AS 28,10%, Agus Widayat 23,97%, Wan Syamsir Yus dan Ikhsan 8,26%
SMA    : Zulkifli AS 29,35%, Agus Widayat 18,33%, Ikhsan 9,54%
D-III    : Zulkifli AS 25,56%, Agus Widayat 24,06%, Ikhsan 12,78%
S1    : Zulkifli AS 33,14%, Ikhsan 13,37%, Agus Widayat 12,79%
S-2    : Agus Widayat 33,33%, Ilyas Labai, Khairul Anwar, Sunaryo dan Wan Syamsir Yus 16,67%

Berdasarkan suku dari responden


Zulkifli AS dipilih oleh suku melayu (31,80%), Jawa (29,94), Minang (29,50%), Batak (25,88%)
Agus Widayat unggul di suku Bugis (29,41%) dan Tionghoa (50%)
Ahmad Maritulius unggul di suku Tapanuli (21,08%)

Dari nama-nama yang disurvei yang telah mengadakan sosialisasi ditengah masyarakat dan media massa adalah :

1. dr. H. Agus Widayat (Wakil Walikota Incumbent)
2. Dr. H. Ikhsan
4. Drs. H. Said Mustafa
5. Ahmad Maritulius, S.E.
6. Amris
7. Suriyanto, S.T.
8. Khairul Anwar, S.H. (Walikota Incumbent)

"Fenomena yang menarik H. Zulkifli AS. Mantan Walikota 2005-2010 belum mengadakan sosialisasi, namun mendapat simpati yang luas, yang berarti masyarakat masih terkesan dengan kepemimpinan beliau terutama sikap santun dan keramahannya dalam pergaulan. Kerinduan masyarakat terhadap pemimpin yang mengayomi dan yang tidak banyak janji menyebabkan  Zulkifli AS masih mendapat simpati yang luas. Disamping itu di Dumai saa ini belum ada tokoh-tokoh yang ‘booming dan fenomenal" sebut Dr. Mexsasai Indra , S.H., M.H.

dr. Agus Widayat berhasil memanfaatkan kesempatan tampil penuh dalam acara resmi pemerintahan karena Walikota sedang berhalangan. Agus Widayat berhasil meyakinkan masyarakat yang sempat antipati terhadap pasangan Wako-wawako.

Dr. Ikhsan pergerakannya cukup efektif sehingga sudah dapat meraih simpati publik dengan jargon “anak asli Dumai” dan “tokoh muda”. Beliau diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera yang terkenal dengan loyal dan militan.

Tradisi pilkada Dumai yang tidak pernah dimenangkan incumbent yakni 2 kali berturut-turut masih terjadi namun tidak sepenuhnya harus tokoh baru yang muncul karena survei membuktikan mantan Walikota sperti Zulkifli AS dan Wan Syamsir Yus masih cukup populer.(DD-Rls)










Komentar Via Website : 45
Nana
26 Januari 2016 - 10:14:56 WIB
berita yang anda sajikan menarik sekali http://goo.gl/GRkg29
Rista
26 Januari 2016 - 10:24:01 WIB
terimakasih atas berita yang telah anda sajikan http://goo.gl/TMJswo
Indang
26 Januari 2016 - 10:44:45 WIB
terimakasih banyak atas informasinya http://goo.gl/aRAQFX
obat gejala penyakit demam berdarah
04 Februari 2016 - 15:20:20 WIB
terimakasih atas informasinya http://goo.gl/wKNqcg
Obat Varises Di Apotik
12 Agustus 2017 - 11:58:11 WIB
Thank's infonya http://ow.ly/5upP30em1Ia
Awal Kembali...345 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)