Dumai

Ratusan Mubaligh dan Imam Ikuti Workshop Bengkel Khutbah MUI Dumai

Dumai Dokumentasi | Senin, 29 Desember 2014 - 08:52:35 WIB | dibaca: 739 pembaca


Ratusan Mubaligh dan Imam  Ikuti Workshop Bengkel Khutbah MUI Dumai

DOKUMENTASIDUMAI.COM (DUMAI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Dumai melaksanakan Workshop sehari diberinama'' Bengkel khutbah'' yang diikuti  125 peserta terdiri dari 65 orang muballigh dan 60 orang imam masjid dan ghorim. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kondisi ummat dan fenomena dekadensi moral yang ada di depan mata serta kualitas dan efektitas dakwah Islamiyah di Kota Dumai

Bengkel Khutbah dilaksanakan di Aula STT Dumai ini menghadirkan tiga narasumber utama Prof, Alaidin Koto, Lukman Syarif, MA. dan H. Abdul Somad, MA. yang tampil secara bersamaan dengan sistem panelis.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai Lukman Syarif MA dalam releasenya Akhir pekan kemarin menambahkan, MUI Kota Dumai juga menyaksikan betapa derasnya tantangan modernisasi dan aspek negatif dari globalisasi terhadap upaya dakwah dan perbaikan ummat Islam dari segi kualitas dan sumbangsih dalam membangun sebuah peradaban yang Islami dan progresif.

Dikatakan, MUI Kota Dumai sebagai bagian dari ummat Islam juga turut merasakan besarnya tantangan yang dapat menghadang perjalanan ummat, sehingga dianggap sangat perlu dan urgen untuk melaksanakan evaluasi dan revitalisasi pada pelaksanaan khutbah jum’at  di Kota Dumai, karena khutbah jum’at adalah elemen penting dalam agenda perubahan ummat yang berfungsi sebagai media kontrol sosial.

'' Paradigma ummat dan sebagaian khatib terhadap esensi khutbah telah beralih menjadi rutinitas setiap hari  jum’at yang berfungsi sebagai penyempurna rukun khutbah semata.  Dengan jelas bahwa arti dan esensi khutbah jum’at tidaklah sesederhana itu, karena sesungguhnya Khutbah jum’at adalah diroosah ‘Aammah, Usbu’iyah ( proses pembelajaran umum yang bersifat mingguan ) bagi ummat Islam, sebagai sebuah proses pembelajaran umum dan sebuah koreksi sosial terhadap segala bentuk ketimpangan pada kehidupan sosial-religi dengan segala dimensi kehidupan ummat, serta sebuah upaya nyata dan berterusan bagi terwujudnya ummat terbaik secara nyata''jelas Lukamn.

Pemateri H. Abdul Somad, pemaparannya menyatakan khutbah jum’at memiliki nilai dan makna yang strategis pada kacamata syariat Islam dan proses pembangunan bangsa, sehingga upaya mengabaikan sholat jum.at adalah sebuah perbuatan yang sangat salah dan merugikan. Pemahaman yang benar tentang konsepsi khutbah jum’at menurut syariah dapat menyelamatkan para khatib dari beberapa masalah khilafiyah dan kesalahan mendasar ataupun kesalahan ringan yang mungkin sering terjadi.

Sementara itu Prof. Alaidin Koto dalam pemaparannya menegaskan pentingnya penguasaan data yang berhubungan dengan ummat sehingga para khatib benar-benar memahami permasalahan yang sedang di hadapi ummat dan dapat tampil dengan solusi-solusi yang mudah dan sederhana.

Kegiatan Bengkel ini semakin semarak dan meriahnya, tatkala MUI kota Dumai memberikan kuis berhadiah buku, yang mengharuskan peserta yang ingin mendapat hadiah buku untuk menjawab pertanyaan dari salah satu panelis. '' Atas kelancaran acara ini, Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Dumai dan seluruh aparaturnya, para narasumber, Ketua Yayasan STT Dumai dan para peserta serta seluruh panitia''demikian Lukman Syarif.(DD-Ard)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)